#Terkini:  Bea Cukai Jatim I Maksimalkan Penindakan Rokok Ilegal

AnekaNews.com  – Salah satu fungsi Bea Cukai adalah sebagai community protector dibidang cukai, yaitu membatasi beredarnya barang-barang yang dianggap mengganggu kesehatan jika dikonsumsi masyarakat, seperti Hasil Tembakau . Mengusung semangat tersebut, Kantor Wilayah Bea Cukai Jawa Timur I terus berupaya memberantas peredaran rokok ilegal.

Sepanjang 2016, telah dilakukan serangkaian kegiatan penindakan di bidang cukai berupa barang kena cukai hasil tembakau, yang diperoleh dari berbagai tempat di wilayah kerja Kanwil BC Jatim I.

Modus pelanggaran yang berhasil ditindak adalah rokok yang dilekati pita cukai bekas, rokok yang dilekati pita cukai palsu, rokok yang dilekati pita cukai yang bukan haknya , rokok yang tanpa dilekati pita cukai. Barang bukti yang berhasil diamankan berupa 30.821.120 batang. Potensi kerugian negara yang ditimbulkan sebesar Rp7.618.130.450,00.

Atas penindakan di bidang cukai tersebut telah ditindak lanjuti dengan menyatakan sebagai barang dikuasai negara. Setelah dilakukan penelitian ternyata pelaku pelanggaran tidak ditemukan maka atas barang tersebut dinyatakan sebagai Barang Milik Negara selanjutnya dimusnahkan setelah mendapat persetujuan /izin dari Direktur Pengelolaan Kekayaan Negara dan Sistem Informasi Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Nomor: S-296/MK.6/2016 tanggal 24 Agustus 2016 hal Persetujuan Pemusnahan Barang yang Menjadi Milik Negara. Pelaksanaan pemusnahan secara keseluruhan akan dilakukan dilokasi tempat pemusnahan CV Tri Surya Plastik, Jl Sumber Suko 842 Kecamatan Lawang Kabupaten Malang dengan cara dibakar sampai tidak mempunyai nilai ekonomis.

Modus pelanggaran lainnya adalah BKC Hasil Tembakau dilekati pita cukai yang bukan peruntukannya dilekati pita cukai sigaret kretek tangan -, dimana petugas telah melakukan pencegahan terhadap 635 karton rokok. Atas penindakan tersebut telah ditindak lanjuti dengan pengenaan sanksi administrasi berupa denda yang dilakukan oleh Kantor Pengawasan dan Pelayanan yang mengawasi pabrik rokok tersebut.

Terakhir, atas penindakan terhadap modus pelanggaran berupa rokok berpita cukai palsu sebanyak 8 rim , telah dilakukan penyidikan dengan menetapkan 4 orang tersangka. Saat ini berkas perkara telah dinyatakan lengkap dan telah diserahkan ke Kejaksaan Tinggi Jawa Timur.

“Perlu kami sampaikan juga, bahwa selama periode Januari s.d. Agustus 2016, Kantor Wilayah Bea Cukai Jawa Timur I telah melakukan 9 penyidikan tindak pidana cukai dan 7 berkas sudah dinyatakan lengkap ,” ujar Heru.