#Tech:  Dikritik, Iklan XL dan Indosat yang 'Sindir' Telkomsel

AnekaNews.com  – Kasus peretasan situs Telkomsel yang terjadi Jumat pagi tadi dijadikan momen untuk mempromosikan paket internet dua operator kompetitor. Ternyata aksi kedua operator itu dianggap tidak beretika.

Menurut anggota komite Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia , Ketut Prihadi, memanfaatkan situasi di saat kompetitor lainnya tengah menghadapi kesulitan memang tidak melanggar regulasi telekomunikasi. Namun, dalam etika pariwara, hal itu dianggap melanggar.

“Tidak ada aturannya dalam regulasi telekomunikasi untuk memanfaatkan situasi dari kesusahan kompetitor lain. Namun dalam etika pariwara tidak boleh menjelek-jelekkan kompetitor karena siapapun bisa mengalami hal serupa,” ujar Ketut dalam keterangannya, Jumat, 28 April 2017.

Dikatakan Ketut, meskipun operator telekomunikasi memiliki semangat berkompetisi yang tinggi, tidak boleh memanfaatkan situasi dimana pesaingnya yang tengah mengalami masalah. 
Bahkan seharusnya XL dan Indosat bisa menunjukkan rasa solidaritas.

“Seharusnya mereka memiliki etika. Konsumen kan saat ini bisa melihat kelakuan Indosat dan XL kenapa menjelek-jelekkan kompetitor yang terkena musibah,” katanya.

Ketut menghimbau agar dikemudian hari XL dan Indosat tidak melakukan perbuatan sama yang dinilai tidak terpuji tersebut. Jika ada kejadian serupa seperti yang dialami Telkomsel, Ketut berharap operator lainnya dapat menunjukkan empatinya.