#Style:  Terobsesi Gaun Boneka, Mahasiswi Ini Habiskan Rp132 Juta

AnekaNews.com  – Terobsesi dengan gaun, pita, dan topi yang dikenakan boneka kesayangannya saat kecil, seorang wanita asal Sao Paolo, Brasil, berdandan dengan pakaian mirip dengan bonekanya setiap hari.

Wanita 22 tahun bernama Medora Ruiz itu mulai mengenakan pakaian bermodel kuno sejak delapan tahun lalu. Dia kini memiliki lebih dari 30 gaun dan setiap gaunnya bisa memakan waktu dua minggu hingga dua tahun pembuatan.

Wanita yang masih berstatus mahasiswi ini pun mengaku menghabiskan biaya sebesar 7.600 poundsterling atau sekitar Rp132 juta setiap tahun untuk mencari bahan, aksesori, dan bepergian untuk berburu barang-barang yang bisa memuaskan hobi uniknya itu.

Dilansir laman The Sun, Medora bisa menghabiskan waktu hingga tiga jam untuk berdandan ala wanita di era Viktoria untuk konvensi boneka dan satu jam untuk berdandan di hari biasa.

Pakaian eksentrik Medora pun banyak menarik perhatian. Tidak sedikit orang yang tak dikenalnya mengajak berkencan. Sementara anak-anak sulit membedakan apakah dia manusia atau boneka. Dua tahun berpakaian seperti boneka, diakui Medora membuatnya kesulitan kembali ke pakaian normal.

“Saya sangat menyukai boneka. Itu adalah mainan favorit saya ketika saya kecil dan saat saya sudah dewasa pun saya selalu memimpikan pakaian cantik mereka. Sekarang saya bisa berpakaian seperti boneka hidup setiap hari. Saya sangat suka gaunnya, wignya, rendanya, dan aksesorinya. Semuanya lucu, saya tidak bisa membayangkan sehari tanpa melakukan ini,” kata Medora.

Medora menambahkan kalau dia selalu mencoba membuat pakaian seeksentrik dan semegah mungkin, seperti keindahan wanita kuno. Kemudian dia akan pergi ke tempat-tempat indah untuk berfoto.

“Saya mendapat inspirasi dari boneka yang biasa saya mainkan, begitu juga dengan pakaian dari Marie Antoinette dan gaun jaman dulu dari periode Viktoria dan Renaissance,” imbuh Medora.

Medora mengatakan, satu gaunnya bisa berharga sekitar Rp26 juta karena bahan dan aksesori yang harus disatukannya. Sejak belajar menjahit dengan neneknya delapan tahun lalu, dia membuat sendiri gaunnya tapi satu pakaian bisa melibatkan bantuan seluruh  keluarganya dan membutuhkan waktu hingga dua tahun.

Dengan gaya berpakaian seperti itu, Medora yakin bisa memberikan kepercayaan diri pada orang yang melihatnya dan bisa mengingat kembali kenangan indah di masa kecil mereka.