#Tech:  Menkominfo Irit Bicara Soal Rapat Operator Pro Interkoneksi

AnekaNews.com  – Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara bertemu dengan Direksi Indosat Ooredoo, XL, Smartfren, dan Hutchinson 3 Indonesia . Agendanya menyangkut soal penentuan biaya baru
interkoneksi yang akan diterbitkan pada 1 September 2016.

Sebelumnya, Rudiantara bertemu terlebih dahulu dengan Direktur Utama Telkom Alex J. Sinaga dan Direktur Utama Telkomsel Ririk Adriansyah. Pertemuan pimpinan operator secara terpisah terkait dengan dua blok yang pro dengan penurunan
tarif interkoneksi dan blok yang kontra dengan penurunan tarif interkoneksi .

Rudiantara mengungkapkan, isi pertemuan dengan kubu yang pro yaitu mendengarkan secara langsung dari operator soal biaya interkoneksi.

“Ketemu sama operator saja, mereka sampaikan pendapatnya mengenai interkoneksi,” ujar Rudiantara di Kementerian Kominfo, Jakarta, Senin 29 Agustus 2016.

Soal pertemuan terpisah antara dua kelompok operator tersebut, Rudiantara tampak ragu dan berkilah.

“Enggak ah. Kalau yang pagi itu urusan lain. Barusan bareng. Telkom ketemu saya untuk membahas urusan lain, ya pokoknya urusan lain saja,” ucapnya.

Menilik soal pembahasan operator dengan Rudiantara mengenai
interkoneksi, pria yang akrab disapa Chief RA ini hanya mengatakan pertemuan hari ini untuk mendengar pemikiran-pemikiran dari operator. Terkait kemungkinan perubahan atau tidak pada biaya interkoneksi pada 1 September 2016, Rudiantara tak menjawabnya dengan tegas.

“Hari ini hanya mendengarkan saja dari teman-teman operator, pemikirannya seperti apa, itu enggak banyak berbeda dengan yang ada di DPR, gitu saja,” jawab dia.

Berdasarkan pantauan AnekaNews.com , yang hadir bertemu dengan Rudiantara pada siang ini di antaranya, President Director & Chief Executive Officer XL Dian Siswarini, Direktur Utama Smartfren Merza Fachys, dan Director Government Relation PT Hutchison 3 Indonesia, Dicky Chandra Aden