#Terkini:  Hindari Dua Hal Ini Saat Sa'i

AnekaNews.com  –  Sa’i merupakan rukun haji. Saat sa’i, jemaah akan berlari atau pun berjalan bolak balik sebanyak tujuh kali dari Bukit Safa dan berakhir di Bukit Marwah. Tidak ada doa atau zikir khusus pada setiap putaran sa’i.

Jika wanita yang sedang haid dilarang bertawaf, tidak demikian dengan sa’i. Mereka masih diperbolehkan karena meski terlihat menyatu dengan Masjidil Haram, sejatinya lokasi sa’i berada di luar masjid.

Saat sa’i tidak sedikit jemaah melakukan kesalahan. Karena itu kesalahan-kesalahan berikut ini harus dihindari.

Pertama, menghadap Ka’bah dan mengangkat tangan seperti ketika salat. Ada sebagian jemaah haji ketika naik ke atas Safa dan Marwah, menghadap Ka’bah dan mengangkat tangan ke arahnya sewaktu membaca takbir seolah-olah mereka bertakbir untuk salat.

Hal ini keliru karena Nabi Muhammad SAW mengangkat kedua telapak tangan hanya pada saat berdoa. Di bukit ini cukuplah membaca tahmid dan takbir, serta berdoa kepada Allah SWT sesuka hati sambil menghadap kiblat.

Kedua, berjalan cepat antara Safa dan Marwah pada seluruh putaran. Padahal,menurut sunah Nabi Muhammad SAW, berjalan cepat itu hanyalah dilakukan antara kedua tanda hijau. Adapun yang lain cukup dengan berjalan biasa.