#Terkini:  Menag Minta Maaf Atas Ketidaknyamanan Penyelenggaraan Haji

AnekaNews.com  – Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengakui kekacauan keterlambatan visa jamaah haji di tahun 2016. Menurut dia, masalah itu terjadi karena kerap ada perubahan komposisi kloter yang mendadak.

Padahal berdasarkan kebijakan yang berlaku di Arab Saudi, penerbitan visa diprioritaskan untuk mereka yang berada di kloter paling awal terlebih dahulu, hingga ke kloter selanjutnya.

Salah satu kasus adalah Kloter JKS 5 Kabupaten Kuningan. Ketika seluruh jamaahnya sudah memiliki visa dan siap berangkat, seorang pembimbing yang diinginkan kloter itu justru ada di kloter lain dan ingin dimasukkan ke JKS 5.

“Maka ini pembimbing, mungkin karena ada provokasi, akhirnya calon jamaah yang tadinya di JKS 5 minta mundur untuk bisa bersama pembimbingnya di JKS 58,” kata Lukman di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin 29 Agustus 2016.

Terkait berbagai ketidaknyamanan yang terjadi karena itu, Menteri Lukman pun menyampaikan permintaan maafnya. Permintaan maaf ini pun disambut positif Komisi VIII DPR RI.

“Kami minta maaf kepada seluruh umat muslim Indonesia yang tengah menjalankan ibadah haji tahun ini atas beberapa ketidaknyamanan yang muncul di lapangan,” ujar dia.