#Bola:  1 Gol Bomber Mahal Liverpool Dihargai Rp88 miliar

AnekaNews.com  – Liverpool dalam beberapa tahun terakhir sangat gemar mendatangkan penyerang-penyerang mahal. Tapi, The Reds malah harus gigit jari karena bomber mereka itu malah kering gol di kancah Premier League.

Lini depan memang menjadi masalah buat Liverpool dalam beberapa tahun terakhir. The Reds terus memburu ujung tombak mematikan setelah kepergian Fernando Torres.

Andy Carroll didatangkan dengan harga 35 juta Pound setelah sempat bersinar dengan Newcastle United. Tetapi akhirnya gagal total setelah hanya bisa mencetak enam gol dalam 44 laga.

Setelah itu, Liverpool mendatangkan penyerang veteran Rickie Lambert dari Southampton dengan harga 4 juta Pound, setelah kepergian Luis Suarez ke Barcelona. Dalam satu musim, penyerang 34 tahun itu mencetak dua gol dari 25 laga.

Tak hanya Lambert, Mario Balotelli juga didatangkan pada waktu yang sama dengan harga yang lebih mahal yaitu 16 juta Pound. Sayang, hanya satu gol berhasil dicetaknya dalam 16 laga berkostum The Reds.

Kegagalan Liverpool mencari target man berlanjut ke sosok Christian Benteke. Penyerang Belgia berdarah Zaire ini didatangkan dengan harga fantastis 32,5 juta Pound dari Aston Villa.

Didatangkan dengan harga tinggi, Benteke gagal memenuhi ekspektasi. Total hanya sembilan gol yang berhasil dicetaknya dalam 29 laga sebelum akhirnya dilepas ke Crystal Palace.

Menurut Football Extra, artinya Liverpool mengeluarkan dana sampai 87,5 juta Pound untuk mendatangkan empat ujung tombak tersebut saja. Ditambah gaji keempatnya, total pengeluarkan mencapai 94,8 juta Pound, atau setara dengan Rp1,6 triliun.

Ironisnya, dari total 114 pertandingan yang dilakoni hanya 18 gol yang tercipta dari keempat nama tersebut. Artinya, kalau total harga Rp1,6 triliun dibagi oleh jumlah gol, satu gol dari empat penyerang mahal itu mencapai harga Rp88 miliar.

Angka tersebut tentu akan membuat para fans Liverpool geleng-geleng kepala. Apalagi, sekarang keempatnya sudah dilego dengan harga yang relatif lebih murah.