#Bola:  Krisis Besar Terpa Belanda Jelang Kualifikasi Piala Dunia

AnekaNews.com  – Asisten pelatih Timnas Belanda, Marco van Basten, memutuskan untuk mundur dari posisinya pada akhir tahun. Ini membuat krisis tim Die Oranje semakin besar, padahal tinggal satu pekan lagi kualifikasi Piala Dunia 2018 dimulai.

Van Basten menjadi asisten pelatih kepala Danny Blind, yang memutuskan bakal mundur dari Timnas Belanda. Padahal Blind belum lama jadi pengganti Dick Advocaat, yang memilih hengkang ke klub Turki, Fenerbache.

Asosiasi Sepakbola Belanda sudah memastikan kepergian Van Basten pada hari Selasa, 30 Agustus 2016, dengan alasan dia akan menjadi bagian dari program Asosiasi Sepakbola Dunia .

“FIFA telah menawarkan saya kesempatan untuk bekerja di pengembangan dan reformasi sepakbola, dan ingin menggunakan ide dan opini saya terkait peraturan pertandingan, wasit, dan program pengembangan,” ujar Van Basten dalam pernyataan KNVB, yang dilansir dari Reuters.

“Saya sepakat dengan Danny Blind untuk bertahan sebagai asisten sampai akhir tahun,” lanjut legenda AC Milan dan Timnas Belanda tersebut.

Kehilangan salah satu deputinya jelas menjadi pukulan buat Blind, yang diharapkan bisa mengembalikan kejayaan Belanda setelah sebelumnya finalis Piala Dunia 2010 itu gagal menembus babak utama Piala Eropa 2016 kemarin.

Upaya Blind mendatangkan sosok penting dalam sepakbola Belanda juga gagal, setelah Ruud Gullit menolak untuk menjadi salah satu asisten penggantinya.

Timnas Belanda akan memulai kualifikasi Piala Dunia 2018 mereka pekan depan melawan Swedia. Meski berat, Blind mengatakan tidak masalah ditinggal Van Basten hanya tiga bulan setelah kepergian Advocaat.

“Tentu saja saya tidak senang, tapi pekerjaan di FIFA adalah sesuatu yang sangat cocok untuk Marco. Meski saya artinya harus mencari pengganti baru, itu adalah kesempatan bagus buat dia,” ujar Blind.