#Terkini:  Mencegah Barang Jemaah Tak Tercecer

AnekaNews.com  – Puluhan ribu jemaah haji Indonesia kini berangsur bergerak ke Mekah setelah menyelesaikan ibadah Arbain di Masjid Nabawi. Meski demikian, ribuan jemaah lain masih berada di Madinah, karena mereka termasuk beberapa kloter terakhir gelombang pertama.

Jemaah kloter-kloter akhir baru akan bergerak ke Mekah dalam 1-2 hari ke depan. Meski demikian, jelang keberangkatan untuk menunaikan umrah wajib dan prosesi puncak haji di Arafah nanti, jemaah tetap diimbau waspada dan berhati-hati atas barang bawaan.

Sebab, masih ada beberapa laporan jemaah kehilangan barang, seperti tas dan handphone. Beberapa di antaranya bahkan  melaporkan kehilangan uang.

“Sebagian yang hilang karena jemaah terlalu percaya pada orang lain,” kata Kepala Sektor Khusus Masjid Nabawi, Slamet Budiyono Sabar, Senin 29 Agustus 2016.

Slamet kemudian mencontohkan saat jemaah haji berwudu. Tas identitas jemaah secara spontan dititipkan pada jemaah lain di sampingnya, yang bukan satu negara.

Selain itu, Slamet menambahkan, jemaah meletakkan tas di dekat tempat wudu. Akhirnya, karena banyaknya jemaah, menurut dia, tas kemungkinan saja tertinggal atau berpindah tangan.

Bahkan, mantan kepala Sektor Khusus Masjidil Haram itu, mengatakan, temuan jumlah uang jemaah yang tercecer atau hilang bisa mencapai puluhan juta rupiah. Sementara itu, untuk total jumlah handphone yang ditemukan di sekitar Masjid Nabawi dari seluruh jemaah berbagai negara sudah mencapai tiga kotak.

Untuk itu, Slamet memberikan tips sederhana agar barang bawaan jemaah tidak tercecer atau hilang. Jemaah haji Indonesia harus selalu mengalungkan tas identitas dan terus melekat di pinggang atau badan. Jemaah juga diminta untuk tidak membawa uang dalam jumlah banyak ke Masjid Nabawi.

“Kami selalu cek di bagian pengumpulan barang tertinggal di masjid. Jika ada barang identitas Indonesia, kami akan amankan,” ujarnya.

Slamet juga mengimbau jemaah untuk selalu berhati-hati setiap kali beribadah ke Masjid Nabawi. Jika membawa sandal, juga sebaiknya dibawa ke dalam masjid dan dimasukkan dalam plastik.